MAMA, ADA APA
DENGAN OM KPK DAN OM POLRI?
Mama,
kenapa om KPK dan om Polri bertengkar?
Mereka sedang mencoba memperlihatkan kebenaran sayang.
Mama, kebenaran apa yang mereka sedang coba perlihatkan?
Kebenaran bahwa mereka adalah pihak yang benar.
Mereka sedang mencoba memperlihatkan kebenaran sayang.
Mama, kebenaran apa yang mereka sedang coba perlihatkan?
Kebenaran bahwa mereka adalah pihak yang benar.
Mama, kenapa
mereka yang benar?
Karna mereka orang hebat dan pintar sayang.
Mama, kenapa mereka terlihat takut?
Benarkah? Mungkin mereka takut jika kebenaran yang sebenarnya terungkap.
Mama, kenapa harus takut, bukankah itu bagus, bukankah mereka benar?
Itulah sayang, karna mereka tahu, mereka bersalah. Tapi mereka terlalu malu mengakuinya.
Karna mereka orang hebat dan pintar sayang.
Mama, kenapa mereka terlihat takut?
Benarkah? Mungkin mereka takut jika kebenaran yang sebenarnya terungkap.
Mama, kenapa harus takut, bukankah itu bagus, bukankah mereka benar?
Itulah sayang, karna mereka tahu, mereka bersalah. Tapi mereka terlalu malu mengakuinya.
Mama,
kenapa mereka harus malu?
Karna jika mereka bersalah, itu akan membuktikan betapa bodohnya mereka.
Karna jika mereka bersalah, itu akan membuktikan betapa bodohnya mereka.
Mama,
bukankah mereka orang yang hebat, orang pintar seperti yang mama katakan?
Benar sayang, mereka orang yang hebat dan pintar.
Lalu kenapa mereka bisa bersikap demikian?
Karna mereka sudah buta sayang.
Tapi mama, mereka masih punya dua mata.:) Bukan matanya yang buta sayang. Tapi hati nurani.
Mama, apa itu hati nurani?
Sesuatu yang membuat kita dikatakan manusia.
Mama, apa mata hati nurani itu mahal harga nya?
Kenapa kamu bertanya demikian sayang?
Karna jika aku bisa membeli mata hati nurani. Aku akan membelinya.
Untuk apa sayang?
Aku akan membelinya dengan uang tabunganku untuk aku serahkan pada om KPK dan om Polri, agar hati nurani mereka bisa melihat kembali. Jadi mereka tidak perlu bertengkar lagi.
Benar sayang, mereka orang yang hebat dan pintar.
Lalu kenapa mereka bisa bersikap demikian?
Karna mereka sudah buta sayang.
Tapi mama, mereka masih punya dua mata.:) Bukan matanya yang buta sayang. Tapi hati nurani.
Mama, apa itu hati nurani?
Sesuatu yang membuat kita dikatakan manusia.
Mama, apa mata hati nurani itu mahal harga nya?
Kenapa kamu bertanya demikian sayang?
Karna jika aku bisa membeli mata hati nurani. Aku akan membelinya.
Untuk apa sayang?
Aku akan membelinya dengan uang tabunganku untuk aku serahkan pada om KPK dan om Polri, agar hati nurani mereka bisa melihat kembali. Jadi mereka tidak perlu bertengkar lagi.
Mama
tahu, ini sulit dijelaskan dan dipahami apalagi oleh malaikat kecil seperti
kamu. Kamu mungkin belum mengerti bahwa negeri yang kita tinggali ini begitu
rumit. Tapi sayang, seberapapun ini akan menyakiti kita, jangan pernah membenci
negeri ini. Tetap letakkan dia di hatimu karna suatu saat nanti akan ada masa
di mana kamu dapat melihat kedamaian di mata setiap orang. Sehingga di bumipun
kita dapat sedikit merasakan surga. Percayalah :)
Baiklah mama,
aku akan berusaha mengerti.
Mama,
aku ingin jadi orang pintar dan hebat seperti mereka, tapi aku tak ingin jadi
penjahat.
Tidak
sayang, kamu tidak akan jadi penjahat. Mama akan menjagamu, karna kamu adalah cinta
dan harapan yang Tuhan titipkan untuk mama dan bangsa ini. Kamu boleh seperti
mereka, tapi berdirilah di atas kebenaran dan keadilan yang berasal dari Tuhan.
Saat itulah hari dimana mama akan bangga padamu meski dalam derai air mata dan
darah. Karna mama mencintaimu.
I LOVE
YOU, MY LITTLE ANGEL
By LK






0 komentar:
Posting Komentar