Oleh :Laila Khairani
Orang-orang
selalu mempertanyakan tentang cinta. Cinta dalam definisi yang tak pernah bisa
ku mengerti. Saat orang-orang itu bertanya padaku apa itu cinta, aku diam, apa
yang bisa ku jelaskan? Aku tak sesempurna itu bisa memahami cinta dalam dimensi
yang rumit. Andai aku bisa menjawabnya dengan ini “Cintaku adalah Dia Yang Maha
cinta. Dia-lah cintaku. Definisi cinta cukup hanya Dia bagiku. Dari Dia-lah
sumber kekuatan cintaku, untuk-Nya semua pelabuhan cintaku. Dia-lah yang memberikan
cinta pada semua makhluk meski banyak yang tak pernah berterima kasih. Aku
mencintainya dengan seluruh hidupku meski tak pernah bisa melebihi cintaNya
untukku. Tak pernah ada yang lebih penting lagi kecuali aku bisa mebuat-Nya
tersenyum ke arahku. Perintah-Nya adalah prioritasku dalam hidup ini. Tak
sanggup aku melukainya dengan dosa-dosa yang tak pernah berhenti ditawarkan
dunia. Dan aku ikhlas melepas nyawa dari raga untuk menegakkan kebenaran dari
cinta-Nya”. Tapi tak pernah sanggup aku ungkap cinta ini dengan cinta yang murni
seperti apa yang seharusnya aku lakukan. Maafkanlah kelemahan hati ini wahai
Maha Cinta, semoga aku bisa menemui-Mu dalam balutan cinta jika saatnya tiba. Amin.






0 komentar:
Posting Komentar