Minggu, 31 Mei 2015

Seminar Nasional Hadapi MEA 2015




Rabu, 27 Mei 2015 IMM Komisariat Fakultas Ilmu Kesehatan mengadakan Seminar Nasional bertempat di Auditorium Mohamad Djazman terkait UU Nakes sebagai paying hukum tenaga kesehatan Indonesia di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Semnas ini mendatangkan tiga narasumber yaitu yang pertama Dedi Supratman, SKM, MKM, beliau merupakan  staff ahli komisi IX DPR RI/Sektor kesehatan, dan sekretaris IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia) selain itu beliau juga Dosen di Fakultas Ilmu Kesehatan UHAMKA. Narasumber  yang kedua adalah Pakar Hukum Kesehatan dan Guru Besar Fakutas Hukum, UMS Prof. DR. Harun. SH. MH. Dan Narasumber yang ketiga adalah dr. Mulyo Prasedyo, MH, Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Jateng.
Seperti yang kita ketahui, pasar bebas Asia Tenggara yang dikenal dengan sebutan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan dibentuk akhir 2015 mendatang akan mempengaruhi banyak orang, terutama pekerja yang berkecimpung pada sector keahlian khusus. MEA akan lebih membuka peluang tenaga kerja asing untuk mengisi berbagai jabatan serta profesi di Indonesia yang tertutup atau minim tenaga asingnya.
IMM komisariat FIK mengadakan Semnas ini dengan tujuan yang khusus bagi tenaga kesehatan saat ini untuk lebih mengetahui tentang MEA, seperti yang dikatakan ketua pelaksana Semnas ini, IMMawan Habib Malik Fajar, “tujuan dilakasanakannya Semnas ini agar kita khususnya sebagai tenaga ahli kesehatan dapat memahami UU Nakes dan lebih bisa mempersiapkan MEA”. Semnas ini membahas tentang UU Nakes No 36 tahun 2014, yang mengatur tentang peranan penting tenaga kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Semnas ini diadakan mulai pukul 08.00 WIB, dengan jumlah peserta 250 orang, peserta yang datang tentu saja kebanyakan berasal dari fakultas ilmu kesehatan. Salah satu peserta Semnas, Ranum Bella Septiana mahasiswa jurusan fisioterapi S1 UMS mengaku mendapat pengetahuan dan wawasan yang lebih dari Semnas UU Nakes ini, “Dengan adanya seminar ini, kita sedikit lebih tahu bahwa MEA itu sendiri tidak hanya Cuma menakutkan, tetapi juga bisa menjadi peluang bagi kita yang berfrofesi tenaga kesehatan”, Ranum juga mengatakan pendapat dan harapannya “semoga IMM Komisariat FIK dapat mengadakan acara seminar yang serupa tapi dengan pembicara yang lebih spektakuler lagi dan dengan tema yang lebih baik lagi”. (red: Meida & Innani)

0 komentar:

Posting Komentar

www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com