TAMPILAN BEDA PELANTIKAN ORMAWA FIK

TAMPILAN BEDA PELANTIKAN ORMAWA FIK

Rokok dalam Pandangan Islam dan Kesehatan

Rokok dalam Pandangan Islam dan Kesehatan

Surat Kecil untuk Angeline

Surat Kecil untuk Angeline

Selasa, 30 Juni 2015

Dies Natalis Ke-7 KAMA FIK




Dies Natalis adalah kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) untuk memeriahkan ulang tahun KAMA FIK. Tahun ini diselenggarakan kembali Dies Natalis yang ke-7 tepat hari Selasa 17 Juni 2015 pukul 18.30 WIB di Hall FIK lantai 1. Kegiatan ini dimotori oleh BEM FIK bersama dengan mahasiswa FIK yang dipilih sebagai panitia. Kegiatan ini dimeriahkan oleh penampilan-penampilan terbaik dari seluruh ormawa FIK.  Ada yang menyumbangkan suara emasnya dan ada pula yang stand up comedy. Acara ini juga sekaligus pengumuman pemenang dari Dekan Cup yang telah berlangsung beberapa hari sebelumnya.
Mahasiswa FIK sangat antusias dalam memeriahkan acara Dies Natalis ke-7 dengan turut berpartisipasi menyumbangkan suaranya atau sekedar ikut bertepuk tangan sebagai pendukung. Beberapa undangan juga tampak hadir pada perayaan ulang tahun KAMA FIK ini yaitu ada perwakilan dari dekan FIK, alumni KAMA FIK, dan presiden BEM UMS yang semakin menambah meriahnya acara Dies Natalis ke-7 KAMA FIK. Ketua panitia Alin dari jurusan Fisioterapi menuturkan “semoga acara Dies Natais dapat dirayakan bersama-sama seluruh keluarga FIK, semakin meriah setiap tahunnya, dan semakin terasa silaturahmi dan kekeluargaannya antara mahasiswa FIK”. Dies Natalis akan terus dilanjutkan sebagai tradisi perayaan ulang tahun KAMA FIK setiap tahunnya untuk meningkatkan rasa cinta kepada FIK. (red: Laila)

Selasa, 23 Juni 2015

Setetes Harapan


Jangan biarkan mereka lupa siapa Tuhannya. By LK

Kekuasaan-Nya


Karna kuasa-Nya lah gelap menjadi terang begitupun sebaliknya. By LK

Kamis, 18 Juni 2015

Animal


Apa nama binatang ini? By LK

Rabu, 17 Juni 2015

Komunitas Cinta Sehat NGO



Komunitas Cinta Sehat NGO adalah komunitas yang baru dibentuk oleh mahasiswa Kesehatan Masyarakat UMS. Komunitas ini beranggotakan mahasiswa yang peduli dengan kesehatan dan lingkungan sekitar yang sekarang ini banyak dilupakan masyarakat kita akibat gaya hidup bebas. Menurut Alfian selaku ketua komunitas ini, komunitas Cinta Sehat NGO bergerak dalam bidang kesehatan lingkungan dan pengabdian masyarakat dengan tujuan mengasah soft skill yang akan dimiliki seorang sarjana kesehatan. Hal ini tentu saja akan sangat mendukung potensi-potensi yang dimiliki mahasiswa kesehatan yang dipersiapkan untuk terjun langsung ke masyarakat setelah lulus.
Komunitas ini mulai memperkenalkan diri pada Minggu, 7 Juni pada saat CFD, bertepatan dengan peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS). Serangkaian kegiatan dilakukan untuk memperingati HTTS sekaligus memperkenalkan Komunitas Cinta Sehat NGO kepada masyarakat dan mahasiswa. Kegiatan yang dilakukan diantaranya senam sehat, pawai, putar film, deklarasi kawasan tanpa asap rokok, aksi sweeping pertukaran sebungkus rokok dengan sebuah jeruk, dan beberapa aksi pendukung lainnya. Kegiatan ini kerjasama anatar Komunitas Cinta Sehat NGO dan Dinas Kesehatan Solo. Komunitas Cinta Sehat NGO sendiri melakukan aksi sweeping pertukaran bungkus rokok atau puntung rokok dengan buah jeruk yang ditujukan langsung kepada perokok yang tertangkap basah sedang merokok. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya rokok baik secara individu maupun orang lain. Kemudian kegiatan dianjutkan dengan agenda lain yang dilaksanakan bersama-sama dengan Dinas Kesehatan Solo. Melihat banyaknya yang berpartisipasi, acara ini dapat dikatakan sukses memperkenalkan Komunitas Cinta Sehat NGO. Diharapakan komunitas ini dapat menarik minat mahasiswa lain untuk bergabung memperbaiki kesehatan dan lingkungan ke arah yang lebih baik. (red: Diah)

Minggu, 14 Juni 2015

Pelatihan Tim Kesehatan UPPM, Persiapan Sambut PPA dan MASTA


Materi yang disampaikan pembicara dari PMI

Minggu, 14 Juni 2015 Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat atau sering kita dengar dengan sebutan UPPM telah mengadakan kegiatan pelatihan tim kesehatan (timkes). Acara ini merupakan ageda rutin yang selalu diadakan setiap tahunnya untuk persiapan menjadi timkes pada saat penyambutan mahasiswa baru atau kita kenal dengan PPA. Acara ini mengundang PMI cabang kota Surakarta sebagai pembicara sekaligus melatih para peserta yang ikut dalam pelatihan tersebut. Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari semua BEM fakultas Universitas Muhammadiyah Surakarta yang masing-masing diwajibkan mengirim delegasinya minimal 3 orang.
Acara ini dimulai pukul 08.00 di gedung D FIK ruang 1.1 dan 1.2, diisi dengan pemberian materi dari PMI tentang bagaimana penanganan yang sering terjadi pada saat PPA seperti misalnya pertolongan pertama saat ada seseorang yang cedera ataupun pingsan. Setelah pemberian materi acara dilanjutkan dengan praktek langsung atau simulasi. Ketika simulasi, dibagi tiga kelompok yang setiap kelompoknya memiiki penanganan kasus yang berbeda-beda seperti penanganan pada orang pingsan, patah tulang, dan juga bagaimana memberikan nafas buatan. Para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian acara yang sedang berlangsung. 
simulasi penanganan patah tulang di tangan dan kaki

Diharapkan dari diadakannya pelatihan ini, para delegasi atau perwakilan yang  telah mengikuti pelatihan dapat menyalurkan ilmunya kepada teman-teman yang lain di fakultasnya masing-masing. Ketua panitia, Ulima Fadillah Larasati mahasiswa jurusan Kesehatan Masyarakat juga mengatakan harapannya,  “diharapkan dengan diadakannya pelatihan ini, ketika PPA berlangsung, fakultas-fakultas lain tidak selalu bergantung pada timkes Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) saja”.
Salah satu peserta, Liyana Ilmiyati mahasiswa Ilmu Gizi semester 4 mengatakan pendapatnya setelah mengikuti pelatihan ini, “ Dapat ilmu baru, bagus buat pengetahuan kita, soalnya terkadang kita cuma tahu teorinya saja tapi belum tahu prakteknya. Kalau disini kita juga diberi kesempatan untuk mempraktekkan langsung”. Liyana juga mengatakan harapannya, “supaya temen-teman yang sudah mengikuti pelatihan tadi, ilmunya tidak begitu saja dibuang tetapi bisa dibagi dan diamalkan di kehidupan sehari-sehari jika sewaktu-waktu ada kecelakaan”. (red: Meida)

Surat Kecil untuk Angeline



Untuk adikku Angeline yang telah bahagia di surgaNya. Entah dari mana ingin aku mulai surat ini sayang. Entah kepada siapa pula dapat kuberikan surat ini agar dapat sampai padamu. Terlalu banyak aku bertanya hingga aku takut tak ada satupun jawaban yang ku dapatkan. Jadi ku putuskan untuk menulis saja semua apa yang terasa. Aku tahu kita tak pernah saling kenal, namamupun baru ku kenal setelah semua tragedi pilu ini. Aku selalu berandai-andai, andai engkau adalah adikku, andai engkau ada dihadapanku, andai kau ada dalam pelukanku, andai… andai... Ahh, semua angan-angan ini semakin menambah duka di hatiku sayang.
Semua berawal dari media yang mengabarkan kehilanganmu. Semua foto wajahmu yang sungguh aku akui bak malaikat kecil itu menghiasi layar kaca. Sepintas aku harap, semoga kau segera ditemukan dalam keadaan baik-baik saja tanpa kekurangan apapun. Waktu berjalan begitu lambat bagi kami yang khawatir padamu, yang tak lelah mencarimu. Tentu saja keluargamu yang paling khawatir pada keadaanmu, tak kurang keyakinanku tentang hal ini. Akhinya kau ditemukan, tidur lelap bersama sebuah boneka dalam pelukanmu. Tapi pedihnya hati ini tiba-tiba merongrong nuraniku. Kau tidak tidur dalam lelap sementara, tapi pergi untuk selamanya. Apa yang terjadi? Hatiku meronta bertanya. Bagaimana bisa dia pergi? Bagaimana bisa cerita menyedihkan ini terjadi padanya? Siapa yang tega melakukanya? Siapa? Aku menuntut jawaban untuk semua ketidakadilan ini. Ya Tuhan, aku menyebut namaNya, bertanya padaNya mengapa. Kau terlalu muda adikku, bahkan saat aku seumurmu aku hanya tahu bahagia. Tapi dunia memang tak pernah punya belas kasih. Ku bayangkan kau ketakutan meringkuk di hadapan para bedebah itu. Ku bayangkan suaramu memohon pertolongan, kubayangkan semua hal buruk itu terjadi padamu, hingga aku tak sanggup lagi membayangkannya.
Adakah itu sakit adikku? Adakah orang-orang yang melakukannya kau kenal? Ahh entahlah, aku berharap kau tak pernah mengenalnya, agar lukamu tak semakin menganga. Kau ditemukan terkubur dibelakang bersama bonekamu, itu kata mereka. Aku tidak menangis saat itu, karna aku tak ingin percaya pada media yang ku harap berbohong. Tapi ketika semua menjadi terang, benarlah adanya kau pergi dengan kisah memilukan ini. Aku tak percaya ada manusia yang tega melakukan semua ini padamu. Hatiku rasanya tercabik-cabik mendengar setiap kabar tentangmu. Bagaimana kau meninggal, bagian mana saja yang terluka, bagaimana posisimu saat ditemukan, bagaimana kisahmu yang lalu, bagaimana lucunya dirimu, dan ribuan foto manismu di semua media masa.
Aku tahu bukan hanya aku yang berduka, semua nurani pun berduka atas kematianmu yang terlalu muda untuk ada dalam kisah nyata. Dalam sujud aku berdoa, keadilan itu akan datang untukmu. Orang-orang yang tega melakukan ini padamu akan mendapatkan hukuman yang setimpal untuk semua rasa sakitmu. Akupun berharap keluargamu yang berduka juga Tuhan berikan ketabahan. Ya Tuhan, kabar itu kembali memukul telak ulu hatiku ketika jawaban doaku dikabulkan. Pelaku pembunuhamu tertangkap. Tak berkedip mataku memastikan ini benar, kugunakan kedua telingaku di setiap gelombang yang merambat sampaikan pesan tak kusangka ini. Pelakunya adalah orang-orang yang kau kenal, orang-orang yang kau cintai dan kau pikir mencintaimu juga. Pelakunya keluargamu sendiri sayang. Ya Tuhan, kembali aku menyebut namaMu mencoba memahami kesedihan atas ketidakberdayaan ini. Aku benci selalu hanya bisa bertanya sayang, tapi hanya itu yang bisa ku lakukan. Pedihnya atas kenyataan ini menyadarkan banyak orang atas penderitaanmu selama ini. Ketidakmungkinan yang bertubi-tubi datang menghampiri kami orang dewasa. Ketika kami telah merasa sempurna tapi ternyata di atas penderitaan malaikat kecil sepertimu. Mungkin ada ribuan malaikat kecil sepertimu di luar sana adikku. Mereka yang tak terjamah oleh tangan, tak terlihat oleh mata. Aku hanya bisa berharap Tuhan tunjukan jalan kebaikan itu pada mereka.
Rasanya tak sanggup lagi aku teruskan surat ini adikku. Karna setiap kalimat yang ku coba torehkan takkan mampu jelaskan apa-apa. Tapi demimu aku ingin membuka mata semua orang dewasa, bahwa kalian malaikat kecil yang tak berdaya berhak hidup dan bahagia. Aku berharap dengan kisahmu banyak orang dewasa menghidupkan kembali hati mereka yang tlah mati karna dunia ini. Semoga keegoisan dan keserakahan itu akan segera memudar dari hati-hati manusia lemah ini. Agar tak ada cerita pilu lagi dari adik-adikku yang lain. Agar tak ada surat-surat seperti ini lagi perlu disampaikan ke langit bersama air mata.
Aku coba yakinkan hati bahwa kau pasti telah bahagia dalam pelukanNya yang takkan pernah menyakitimu. Kau pasti dapat tersenyum bersama cinta yang mencintaimu dalam keabadian. Lupakanlah semua luka yang telah kau lewati selama ini sayang. Berbahagialah disana. Kami menjanjikan disini sayangku, takan pernah ada malaikat kecil yang akan membawa duka lagi ke langit. Kami mencintaimu sayangku, Angeline.

Selamat jalan sayang
Lewat doa aku akan memelukmu
Salam sepenuh cinta dariku
Kakakmu yang tak mampu berbuat banyak
 By LK
www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com