Minggu,
31 Juni 2015 adalah peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS). Seluruh
masyarakat dunia memperingatinya dengan berbagai cara, tidak terkecuali
kawan-kawan dari HMP Kesehatan Masyarakat UMS. HMP Kesehatan Masyarakat UMS
turut berpartisipasi dengan melaksanakan beberapa agenda yaitu seminar dan
konsultasi gratis masalah rokok. Kegiatan pertama di mulai dari hari Jum’at, 29
Mei 2015 dengan Seminar Hari Tanpa
Tembakau Sedunia yang diadakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Seminar ini
bertujuan untuk menyadarkan masyarakat UMS perlunya kawasan bebas rokok di
seluruh area fakultas yang ada di UMS. Acara ini mengundang seluruh Gubernur
BEM dan dekan se-UMS. Namun sangat disayangkan belum semua undangan dapat hadir
dalam seminar tersebut.
Pada
hari Minggu, 31 Juni 2015 acara dilanjutkan dengan konsultasi gratis saat Car
Free Day (CFD). Acara ini merupakan kerjasama dari Pokja UMS, Rumah Sakit
Moewardi, dan Fakultas Kedokteran Gigi UNS. Kegiatan di mulai dari konsultasi
masalah rokok dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk seluruh pengunjung. Saat
itu sekaligus di resmikan komunitas “Solo Tobacco Control Inisiatif”. Komunitas
ini nantinya bertekad untuk menjadikan Solo bebas dari rokok. Kemudian acara
dilanjutkan dengan jalan santai bersama peserta dengan meneriakkan yel-yel
berhenti merokok. Mengajak pengunjung untuk menghentikan kebiasaan merokok
termasuk yang saat itu ditemukan sedang merokok. Ada yang merespon baik dengan
mematikan rokoknya, namun ada pula yang tidak peduli sama sekali. Hal ini tidak
menyurutkan usaha kawan-kawan tersebut untuk mengajak masyarakat berhenti
merokok. Agenda dari HMP Kesehatan Masyarakt UMS ditutup dengan memenuhi
undangan seminar dari RS Moewardi pada hari Selasa, 02 Juni 2015 di RS
Moewardi.
Menurut
Rizqiyani Khoiriyah sebagai salah satu anggota HMP Kesehatan Masyarakat yang
turut berpartisipasi mengatakan, “semua rangkaian acara ini diharapkan dapat
mewujudkan keinginan kami untuk menciptakan kawasan tanpa rokok di seluruh
fakultas yang ada di UMS serta dukungan penuh untuk tercipta juga kawasan tanpa
rokok di kota Solo”. (red: Laila)






0 komentar:
Posting Komentar