GADIS BERJILBAB PUTIH
By Reni Octavia
Rangga
adalah siswa baru SMA Bhakti utama yang baru saja pindah dari salah satu SMA
favorit yang ada di Jakarta. Dia pindah karena mengikuti ayahnya yang sedang
mengerjakan sebuah proyek baru. Bisa
dibilang rangga adalah cowok idaman perempuan. Namun bagi rangga menghabiskan
waktu dengan game lebih menarik daripada harus memikirkan cewek yang menurutnya hanya bisa
membuat susah hidupnya. Di hari senin yang cerah adalah hari pertama rangga masuk SMA Bhakti
utama . dia masuk di kelas A yang
merupakan kelas anak anak pintar dan rajin. Saat ia mulai memasuki kelas
dan memperkenalkan diri, hampir seluruh cewek anak kelas A tertarik padanya. Namun ada 1 wanita yang lebih tertarik pada
buku matematikanya dibandangkan melihat paras tampan rangga. Dia adalah airin.
Cewek berjilbab yang memiliki lesung pipit dan berkulit putih.airin sering
mendapat rangking 1 dikelasnya. Semua guru heran dengan kepandaian cewek
berlesung pipit ini.
Pada hari rabu yang gelap karena
awan tertutup oleh mendung airin
berusaha mengayuh sepedanya dengan cepat agar sampai di sekolah tanpa terjebak
hujan dijalan. Karena hari itu jas hujan airin sedang dibawa temannya. Namun
mendung sedang tidak bersahabat dengannya. Hujan turun ketika airin sampai di sebuah
halte bus, dan dia memutuskan untuk berteduh sebentar. Hari ini mungkin menjadi
hari pertama sepanjang sejarah airin telat. Pukul 08.00 WIB hujan lumayan reda.
Akhirnya airin memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke SMA. Tiba di SMA
airin langsung lari dan memasuki kelasnya. Airin kena hukuman karena telat
selama 2 jam . dia disuruh berdiri
didepan kelas sampai waktu istirahat tiba.saat istirahat tiba airin mengajak
teman temannya untuk sholat dhuha di mushola. Saat perjalanan ke mushola gelang
perak pemberian ibunya jatuh di depan perpustakaan . Saat rangga hendak menuju
kelas dan melewati perpustakaan rangga melihat gelang berwarna putih yang tidak
asing baginya. Awalnya rangga hanya membiarkan gelang tersebut, namun setelah
dia sampai di dekat kelas rangga memutuskan untuk kembali mengambil gelang tersebut.
Setelah airin sholat ia baru sadar gelang pemberian ibunya hilang entah
kemana. Dia bersama teman-temannya mencari gelang tersebut dengan mencarinya di
sepanjang jalan menuju kelasnya. Airin sangat takut jika gelang tersbut hilang. Namun saat airin sampai di perpus
seorang cowok memanggilya . “ hei kerudung putih kamu lagi nyari apa ?” kata
rangga. Namun airin tidak menyadari pertanyaan rangga ditujukan padanya.
Sehingga rangga mengulangi perkataan tadi. Namun airin masih tidak menyadarinya
. hingga akhirnya shelly teman airin
memberitahu kepadanya bahwa rangga memanggilnya. Dengan wajah tidak percaya
airin bertanya kepada rangga .” yang kamu maksud itu aku?” rangga menjawab “
iya kamu jilbab. Kamu lagi nyari apa?” airin menjawab dengan suara lembutnya “
iya , aku sedang mencari gelang pemberian ibuku. Gelang itu sangat berharga
bagiku.” “ gelang jelek ini ini ?” jawab
rangga sambil memberikan gelang itu kepada airin. “ iya, makasih sudah
menemukan gelang yang berharga ini. “
ucapan terimakasih itu terucap dari bibir airin yang ditujukanke rangga. Namun
rangga tidak meresponnya dan sibuk dengan gamenya. Hal ini membuat teman teman
airin kesal terhadap rangga yang menurut mereka sok cool. namun airin tidak
pernah berpikiran seperti itu.
2 hari lagi bulan penuh berkah dan
bulan paling ditunggu tunggu oleh umat islam akan datang. Hampir semua murid
berantusias menyambut datangnya bulan yang penuh berkah ini. Sampai sampai airin serta teman temannya sudah
merencanakan untuk buka bersama dengan anak yatim. Begitupun dengan kawan kawan
yang lain, mereka sudah merancang kegiatan kegiatan religi di bulan ramadhan.
Bulan ramadhan pun tiba, kali ini
dapat dapat pulang lebih awal karena jam pelajaran dikurangi 10 menit setiap 1
pelajaran. Waktu pelajaran matematika airin termenung sejenak melihat jendela
sambil membayangkan rencananya untuk buka bersama dengan anak yatim. Sampai sampaidia tidak sadar kalau temannya
sudah pulang dan hanya tersisa dia dan rangga. “ hei kerudung putih, kamu mau
jadi penjaga sekolah ?” tanya rangga dengan raut muka meledek. “ astaghfirullah.... ini sudah pulang ya??
Kenapa aku keasyikan nglamun dan nggak tau kalau ini sudah waktunya pulang..
rangga aku pulang dulu ya ...” airin langsung mengambil tas nya dan segera
meninggalkan kelas. Karena jam 4 sore nanti dia sudah mengadakan janji bersama
teman temannya untuk buka besama. Jadi sesampainya dirumah airin langsung
bersiap siap untuk bertemu dengan teman temannya di panti asuhan. Sesampainya
disana , mereka dikejutkan sesuatu. Disana mereka melihat rangga sedang
menghibur anak anak panti dengan memainkan gitar nya dan menyanyi bersama.
Mereka heran karena selama ini rangga yang dilihat orangnya cuek namun ia juga
memiliki jiwa sosial. Mereka hanya melihat rangga seolah masih tidak percaya
terhadap rangga . tiba tiba rangga menoleh kebelakang dan memanggil airin “ jilbab putih dan kawan kawan ngapain kalian
disitu? “ airin dan kawan kawannya bergegas bergabung dengan rangga dan
bernyanyi bersama sampai dikumandankannya adzan maghrib. Mereka sholat maghrib
bersama di sebuah masjid dekat panti asuhan. Setelah sholat maghrib airin
melantunkan beberapa ayat alqur’an dengan sangat merdu. Hingga semua orang
terkesima atas bacaannya termasuk rangga. Sejak saat itu rangga selalu
terngiang ngiang suara merdu lantuanan ayat ayat suci alquran . hingga sedikit
demi sedikit perasaan suka terhadap airin muncul. Rangga tidak mau perasaan itu
berkembang menjadi sebuah cinta, namun bagaimanapun perasaan suka dan cinta
tidak bisa dipaksakan . setiap rangga melihat airin tersenyum manis dengan
lesung pipit menghiasi pipinya hati rangga berdebar debar. Semenjak bertemu
airin rangga yang sebelumnya belum pernah mengerti rasanya jatuh cinta kini dia
mengerti akan artinya cinta.
28 hari berlalu, hingga malam yang
ditunggu tuggu setelah berpuasa 1 bulan penuh pun datang. Saat itu rangga
mengajak airin untuk pergi ke masjid dekat panti asuhan untuk takbiran bersama.
sebenarnya dia telah merencanakan untuk
memberikan kejutan sekaligus menyatakan perasaannya. Waktu menunjukan
pukul 22.00 WIB. Airin suah ingin pulang karena sudah terlalu malam. hingga
akhirnya rangga membujuk airin untuk tetap tinggal bersamanya sebentar karena
ada sesuatu yang ingin disampaikan. “airin selama ini aku belum pernah
ngerasain apa itu yang namanya cinta namun setelah aku bertemu denganmu entah kenapa
ada perasaan yang muncul. aku suka sama kamu jilbab putih maukah kamu menjadi
seseorang yang spesial dihatiku?” ucap rangga. Airin terdiam sejenak karena
syok. Namun akhirnya dia juga mengungkapkan isi hatinya. “rangga sebenarnya aku
juga mengagumimu, namun dalam agama islam pacaran itu tidak diperbolehkan.
Lebih baik kita bersahabat dulu saja. Jika kita berjodoh pasti akan bertemu
kok. Rangga aku pamit pulang.” Rangga hanya tersenyum dia makin cinta kepada
airin karena memiliki sfat yang bijaksana. Dan akhirnya mereka rangga menunggu
airin untuk dinikahinya karena tak ada yang bisa menggantikan airin dihati
rangga. Begitupun airin, hanya ada 1 orang dihati airin yaitu rangga.







0 komentar:
Posting Komentar